Thursday, 31 July 2008

UJIAN BA’DA ASHAR


aya menulis kisah ini bukan karena ingin riya atau dikasihani oleh pembaca melainkan semata-mata agar kita bisa sama-sama belajar dari kejadian ini
Seminggu yang lalu, tepatnya hari jum’at tanggal 18 juli 2008 aku mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Tanggal dan hari itu nggak akan pernah aku lupakan karena tanggal itu adalah tanggal yang sangat bersejarah dalam hidupku. Kejadian itu berawal ketika aku pulang kuliah etika profesi TI, aku shalat ashar di mesjid Daarut Tauhid.S Kebetulan aku membawa dompet ku yang didalamnya berisi uang sejumlah 200 ribu, ATM, KTM dan semua surat-surat penting seperti KTP, surat keterangan domisili, garansi laptop, kartu anggota perpustakaan DT dan beberapa foto2 ku semasa SMA bersama sahabat-sahabat ku. Sebelumnya aku tidak pernah membawa dompet itu kemanapun aku pergi, ntah angin apa yang datang sehingga spontan saja tangan ini mengambil barang yang berwarna coklat itu ketika aku hendak kuliah. Lagi-lagi aku melakukan hal yang nggak pernah aku lakukan sebelumnya, yaitu meletakkan tas ku di tempat shalat ketika aku wudhu, tapi aku melakukan hal itu bukan tanpa alasan melainkan karena pada waktu itu aku bawa Al-Qur’an yang nggak mungkin aku bawa ke tempat wudhu, ketika hendak melangkahkan kaki ke tempat wudhu, aku punya firasat yang kurang baik. Karena merasa tidak aman meninggalkan barang berharga disembarang tempat, Akhirnya aku putuskan untuk membawa dompet ku yang berada di dalam tas itu karena semua barang-barang berharga ku berada dalamnya. Selesai wudhu aku meletakkan dompet itu kedalam tas kembali karena takut akan mengganggu shalat ashar ku. Setelah itu aku mulai shalat berjamaah yang di imami oleh Aa Gym, ketika shalat sekali-kali fikiran ku melayang ke dompet itu sehingga membuat shalat ku kurang khusyuk. Itulah pekerjaan syaitan yang selalu mengacaukan fikiran manusia – manusia yang lemah imannya seperti aku ini. Ketika selesai shalat aku pergi menghampitri 2 orang temanku Ucy dan Weni.Sebenarnya masih ada seorang lagi yaitu Ririn tapi pada saat itu Ririn telah menunggu kita diluar, karena selesai shalat kita berencana mengikuti kegiatan sekolah tutor yang di adakan dimesjid At-taqwa. Tapi waktu itu aku melihat salah satu saudari ku Weni, lagi bersedih karena mendapatkan nilai yang kurang memuaskan..Aku dan Ucy berusaha menghiburnya dan menyuruhnya sabar karena sebagai seorang saudara sudah seharusnya lah kita saling menolong dan menasehati. Dengan semangat yang menggebu - gebu aku menjelaskan mengenai ilmu ikhlas dan berserah diri pada Allah seperti yang dikatakan aa gym pada pengajian ma’rifatullah malamnya. Dan ketika sahabat ku itu sudah mulai bisa menerima masalah yang dihadapinya, kita berencana mau pergi ke at-taqwa secepatnya karena waktu pada saat itu telah menunjukkan pukul 15.30 yang berarti kita hampir telat karena acaranya dimulai tepat pukul 15.30. Ketika aku mengambil tas, aku melihat resleting tas ku terbuka padahal sebelum shalat aku yakin sudah menutupnya, jantungku mulai berdetak kencang nggak karuan dan mulai merogoh tas ku dalam-dalam mencoba memeriksa apakah semua barang ku lengkap. Dan tiba - tiba semua darah ku serasa turun dari kepala ku ketika aku tidak merasakan keberadaan dompet ku yang ukuranya cukup besar didalam tas ku. Fikiran ku mulai sedikit kacau dan aku merasakan sesuatu yang aneh didiriku yaitu perasaan yang hampir sama ketika setahun yang lalu aku kehilangan HP ku di Alun-alun. Ditambah lagi dengan semua uang yang ku miliki berada di dompet itu begitu juga dengan ATM dan KTM ku. Sehingga pada saat itu aku nggak memegang uang satu rupiah pun. Bersyukur perasaan itu hanya menghantui ku tidak kurang dari lima menit karena aku langsung ingat pelajaran yang disampaikan aa’ gym malam nya yaitu mengenai surat al-ikhlas yang berbunyi seperti ini “Qulhuwallahu ahad, Allahushomad……….” Yang artinya “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah lah tempat meminta segala sesuatu…..”Maksudnya hanya pada Allah lah tempat kita bergantung dan meminta segala sesuatu. Segala yang terjadi didunia ini tidak ada yang kebetulan dan semua nya pasti baik buat kita, karena Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hambanya, selalu ada hikmah yang besar dibalik kejadian itu terkadang yang menjadikan hal itu buruk adalah kita sendiri karena kita tidak bisa menyikapinya dengan bijak. Hal itulah yang saangat aku pegang saat itu sehingga aku menyerahkan sepenuhnya pada Allah aku yakin Allah punya rencana yang indah buat ku dan Alhamdulillah Allah memberiku ketenangan dalam menghadapi musibah itu. Sehingga aku bisa memikirkan langkah yang harus aku lakukan yaitu secepatnya harus memblokir ATM ku yang hilang, beruntung aku didampingi oleh sahabat-sahabat ku yang sangat peduli dengan ku. Mereka bisa menenangkan ku dan mengusahakan segala cara untuk memblokir ATM itu, sampai-sampai ketika menelpon BNI pulsa Ririn mencapai nol rupiah dan telepon nya terputus sebelum ATM terblokir. Alhamdulillah akhirnya ATM itu bisa di blokir secepatnya . Terimakasih ya Allah satu masalah selesai. Semua itu juga atas bantuan 3 orang saudariku itu. Terimakasih ukhty,.atas semua bantuan nya, aku bisa merasakan alangkah indahnya ukhuwah itu. Aku juga ingat aa gym pernah bilang jangan pernah mengeluh dengan apapun yang kita hadapi seperti ketika kita sakit terkadang kita sering mendramatisir sakit yang kita alami seolah –olah kita begitu menderita agar orang mengasihani kita padahal dengan mengeluh penyakit itu juga tidak akan berkurang. Malah akan bertambah karena Allah itu sesuai dengan prasangka hambaNya. Itu yang membuat ku memaksa ketiga temanku pada awalnya untuk tidak mengatakan hal itu kepada siapa pun cukup lah aku dan mereka bertiga yang tahu kejadian itu, karena dompet itu nggak akan balik dengan mengatakan nya pada orang lain bahkan hanya akan membuat ku tidak ikhlas menerima kejadian itu. Seperti yang saya katakan di awal tulisan ini saya menulis ini agar kita bisa mengambil hikmah dari kejadian ini dan tolong doa kan saya mudah-mudahan tidak ada terselip riya di dalam hati ini. Amin.Akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan kami untuk mengikuti sekolah tutor, aku tidak mau kehilangan ilmu hanya karena kejadian itu. Diperjalanan ke at-taqwa Ririn memberiku pinjaman uang karena dia tahu kalau saat itu aku tidak memegang uang sepersen pun..Terimakasih ya Allah,Satu persatu Allah tunjukkan jalan keluar dari semua masalah ku, dan satu lagi jalan keluar yang ditunjukkan Allah pada ku yaitu keesokan harinya tiba- tiba saja ada seorang karyawan Yomart di Gerlong Hilir menelpon teman satu kos ku, dia mengatakan bahwa dompet ku ada di toko nya. Walalupun uang ku yang 200 ribu tidak kembali tapi aku tetap berrsyukur atas semua jalan keluar yang diberikan-Nya. Begitulah Allah memberikan ujian kepada hambaNya agar kita bisa membaca hikmah dibalik semua itu. Kalau kita sabar menghadapi semuanya Allah pasti tunjukkan jalan keluarnya. Selain itu hikmah yang bisa ku ambil dari kejadian ini bahwa kita harus yakin sepenuhnya kalau rezeki sepenuhnya berada ditangan Allah, tidak perlu cemas ketika harta kita diambilNya karena harta itu hanya titipan Nya pada kita. Apakah pantas tukang parkir marah ketika mobil yang diparkir ditempatnya di ambil pemiliknya???begitulah kita..Kita ibarat tukang parkir di dunia ini.
Terimakasih ya Allah atas semua pelajaran yang telah Kau berikan padaku, begitu banyak ilmu yang bisa aku ambil dari kejadian ini. Mudah-mudahan keimanan ku bisa bertambah dengan kejadian ini sehingga derajat ku bisa meningkat di sisiMu.Amin….

4 comments:

Anonymous said...

wah,,,, tak saya sangka mbak isil bisa setegar itu ya !

kalo saya sih, masalah sepele saja bisa jadi gede. Bahkan karena tutup pulpen saja, saya bisa naik pitam (percaya gak ?)

Tidak hanya Harus ridho terhadap ketentuan dJJI, tapi pelajaran lain adalah :
- Selalu antisipasi kejadian terburuk
- jangan terlalu 'husnudzon'
- Simpan tas di depan tempan solat kita.

Aridhah said...

#Risyana
Tegar...He..hhe

Iya,benar sekali, kita juga harus antisipasi kejadian terburuk, dan menyimpan tas didepan tempat sholat..

Terimakasih sarannya..

uCY said...

asw...
cun..hebat tu bisa cerita...
----------------------------------------------
maaf yah..waktu itu...
karena ucy juga... icun...jadi tenang2 aja nyimpen tas...

itu karena ucy suka ceritakan klo ucy ngerasa aman2 aja nyimpen tas di DT...
hihihi...

M.A.A.F

tapi,... ga tw juga ya..cun..
ucy terkadang ga kapok dengan kejadian yg udah menimpa icun (ye ileh..bukan mengharapkan kejadian ya..)


klo ucy sih, di tempat sholat kayak gitu...
bawaan nya pasrah...
klo nyimpen barang...walaupun dah banyak cerita2 semacam itu..
ga baik juga ya..



ucy mo cerita cun...(mf ga minta izin dlu...)

----------------------------------------------
teh rini..
anak kostan ucy sering banget dapet ujian hilang barang...
tapi, dia selalu tegar dan bisa mengatasinya...
yah..walaupun sedih pastilah..

tapi, dari sana ucy mengambil hikmah klo ALLAH memberikan kasih sayangNYA pada teh rini melalui ujian tersebut...
karena ALLAH tw klo teh rini pasti bisa melewatinya..

itu juga yg membuat ucy semakin percaya apa pun yang terjadi pada kita itu tentu KEHENDAKNYA, dan jika kasih sayangNYA datang dalam bentuk ujian maka hanya kita lah yang sanggup menghadapinya...

oh..ya..
ust.fir pernah bilang " ujian dari ALLAH merupakan salah satu jalan untuk mengugurkan dosa apabila kita bersabar-( sabar itu pada benturan pertama)-"..
----------------------------------------------



subhanaAALLAH..
cara IA menunjukkan rasa sayangnya pada HAMBA-HAMBANYA..

semoga kita termasuk dalam orang2 yg menyadari kasih sayangNYA...

Amin...

Aridhah said...

ya, ucy masih ingat ya kejadian itu???

Benar cy, sekarang kita harus lebih hati -hati
nggak bloh ceroboh lagi..itu adalah teguran dari Allah biar cin bsa lebih hati -hati lagi

Post a Comment